Sorong Serah Aji Krame
Sorong
serah aji krame merupakan satu wujud tunggal dari bangsa sasak, dimana semua
itu bermula dari kedatuan dikarenakan ada raja/datu karena adanya kaula atau
rakyat dari situ para raja atau datu memanggil kaula atau rakyat untuk
membentuk jati dirinya atau mengetahui kemampuan secara lahir batin. Sorong
serah aji krame terbentuk berabad-abad tahun yang lalu oleh nenek moyang atau para
leluhur kita masing-masing.
Ada
beberapa Aji Krame
1.
Aji
33 adalah aji kaula atau rakyat merdeka.
2.
Aji
66 adalah aji krame madiya/tengah-tengah.
3.
Aji
100 adalah aji bangsawan.
4.
Aji
200 adalah aji krame paling tinggi dipegang oleh patih.
Mengapa ada kata aji? Karena aji artinya harga,
nilai jual beli. Pertama, aji makna wayah, artinya sang datu atau sang Raja.
Makna kedua, tuan aji artinya orang yang sudah melaksanakan ibadah haji/tuan
haji. Makna ketiga nilai. Makna keempat, harga jual beli. Kata Krame bermakna
wilayah. kesimpulan dari makna Aji Krame yaitu harga atau nilai dalam sebuah
komunitas pada wilayah dalam satu kedatuan atau satu kerajaan. Kemudian mengapa
ada Sorong Serah? Semua ada kaitannya sehingga beranak finallah bangsa sasak
ini satu sama lain terjadilah perkawinan. Disitu dikenal nama sekutu, yang
dimaksud dengan sekutu yaitu sekutu game artinya menikah dengan orang yang sama
agamanya atau sama kepercayaan, lalu sekutu wangse artinya orang bangsawan
menikah dengan bangsawan misalnya Lalu menikah dengan Baiq. Perkawinan inilah
yang menimbulkan adanya Sorong Serah Aji Krame, sorong artinya mendorong
rame-rame sesuatu yang berat. Serah artinya menyerahkan dengan rame atau
pentyerahan yang berbentuk material atau simbol-simbol daripada kemampuan
laki-laki tersebut. Kemampuan secara lahir bati, yang diserahkan berupa uang
dan kain. Semua diserahahkan kepada pihak perempuan.
Sorong
serah aji krame dilaksanakan setelah melalui beberapa hal. Pertama sejati,
artinya pemberitahuan kepada kepala lingkungan atau kepala desa. Kemudian
diikuti dengan selabar, artinya memberi kabar kepada orang tua perempuan.
Kemudian tuntut wali, pemberitahuan kepada wali atau kiai. Sorong serah
dilaksanakan setelah perjanjian, sorong serah diawali dengan pisolo yang
melakoni dua wakil atau dua utusan dari
pihak laki-laki dan pihak perempuan. Pihak perempuan sebagai utusa yang
menerima dan pihak laki-laki sebagai utusan yang menyerah atau mengantar. Simbol-simbol daripada kemampuan
seorang laki-laki untuk mengambil perempuan menjadi istrinya yang diserah
kepada pihak perempuan berupa uang,
benang atau barang dan simbol-simbol yang lain. Simbol yang pertama sirah aji
menandakan wadah kemudian bokor yang berisi kain putih dan kain hitam yang
diikat dengan lawe atau benang mentah, putih bermakna suci (agama) dan hitam
bermakna adat jadi agama dan adat sudah diikat tidak boleh berpisah. Makna yang
kedua laki-laki dan perempuan yang sudah diikat dengan tali perkawinan. Simbol
yang kedua dinamakan fokolohing warge simbol itu bermakna sebagai pelepasan tanggung jawab
atau pergantian tanggung jawab yang dinakmakan salin(ganti),
dede(didik/mendidik). Simbol ketiga penginang, bermakna sah pada adat sasak.
Kita sebagai generasi muda harus bangga terhadap budaya yang diwariskan
oleh nenek moyang kita. Warisan budaya yang diwariskan oleh nenek moyang kita
harus tetap di jaga dan dilestarikan agar budaya tersebut tidak ditinggalkkan.
Semua warisan yang dititip oleh nenek moyang kita harus tetep dijaga sehingga
apa yang dititipkan tidak terlupakan. Segala sesuatu yang berbaur kebudayaan
harus tetap terjaga dengan baik, termasuk budaya Sasak. Karena saya adalah orang Sasak saya bangga memiliki kebudayaan
termasuk budaya Sorongserah Aji Krame
yang merupakan budaya adat Sasak (nyongkolan).
Nilai yang terkandung di dalam budaya Sorongserah tersebut adalah nilai kebersamaan, keikhlasan, dan
menyambung tali silaturrahmi. Melalui sorongserah
tersebut kita belajar apa itu keikhlasan, ikhlas menerima dengan lapang dada
dan melalui budaya tersebut kita belajar apa itui kebersamaan, karena
kebersamaan memiliki nilai yang mahal dan sangat berharga. Kebersamaan akan
lebih indah apabila kite dikelilingi oleh orang-orang yang kita cintai termasuk
keluarga, dan sahabat-sahabat terdekat.
Kita harus bangg terhadap budaya yang diwariskan oleh nenek moyang kita dan tetap melestarikannya.
BalasHapusSangat membantu. Kalau bisa sumber data atau referensinya ditulis dan ditambah yaaa. Terima kasih.
BalasHapusterimakasih, tetap melestarikan jangan sampai ditinggalkan
HapusTerimkasih min, sangat bermanfaat informasinya min ^^
BalasHapusInformasinya sngat bermanfaat. Terimakasih
BalasHapusSungguh bermanfaat. Terimkasii
BalasHapusTerima kasih infonya. Sangat menarik dan bermanfaat untuk saya.
BalasHapusMantap👍 harus dilestarikan 👌
BalasHapusMantap👍 harus dilestarikan 👌
BalasHapusPostingannya sangat bermanfaat 👍
BalasHapusLestarikan seperti seharusnya 😊
BalasHapusBudaya Sasak memang sarat akan makna.
BalasHapusmantappppssss djiwa gengss,,
BalasHapusgood information :)
Mari lestarikan budaya kita.
BalasHapusVAdat Sasak memang keren...tetap lestarikan😊
BalasHapus